Brand Image Dalam Persaingan Iklan E-commerce Menggunakan Brand Ambassador (Analisis Semiotika Iklan Shopee ‘Bisa Tuku Saiki’ versus Tokopedia x BTS)

Marshelia Gloria Narida

Abstract


ABSTRAK

 

Tingginya angka perkembangan bisnis e-commerce di Indonesia menuntut e-commerce untuk menciptakan brand image yang positif agar mendapatkan kepercayaan customer serta unggul dibandingkan kompetitor dari e-commerce sejenis. Salah satu upaya e-commerce untuk mendapatkan keunggulan di tengah persaingan tersebut adalah melalui iklan dengan menggunakan brand ambassador. Pada iklan Shopee ‘2.2 Men Sale’, Didi Kempot yang merupakan brand ambassador Shopee melakukan pose sebanyak 7 kali dengan pakaian, sepatu dan gaya yang menyerupai ketujuh personel BTS pada iklan Tokopedia x BTS. Tidak hanya itu, penggunaan judul ‘Bisa Tuku Saiki’ atau yang disingkat BTS ini menunjukkan bahwa iklan yang dibuat Shopee menunjukkan makna persaingan antara Shopee dengan Tokopedia. Hasil analisis dengan menggunakan teknik analisis semiotika Roland Barthes, ditemukan bahwa melalui iklan tersebut Shopee membangun brand image sebagai aplikasi e-commerce yang dapat digunakan oleh seluruh masyarakat Indonesia dari berbagai usia, jenis kelamin, profesi, kegemaran serta gaya hidup. Berbeda dengan iklan Tokopedia yang menampilkan anak muda yang memiliki gaya, semangat dan prestasi, Shopee justru menunjukkan bahwa gaya, semangat dan prestasi tidak hanya dapat dimiliki oleh para remaja saja, namun generasi baby boomers pun dapat memilikinya dan customer hanya mendapatkan hal tersebut di aplikasi Shopee.

 

Kata kunci: e-commerce; brand image; brand ambassador; iklan


Keywords


e-commerce

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright of Journal of Media and Communication Science

e-ISSN : 2620-8709

p-ISSN : 2655-4410


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

JCommsci accredited by :

JCommsci Indexed by :