Pola Jaringan Komunikasi Percakapan Digital dan Implikasinya Terhadap Citra Korporasi Eiger Pasca Kasus Adventure Land

Authors

  • Endah Murwani Universitas Multimedia Nusantara
  • Tifany Syifakarnia Universitas Multimedia Nusantara
  • Ignatius Haryanto Djoewanto Universitas Multimedia Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.29303/jcommsci.v9i1.606

Abstract

Era digital telah mengubah secara fundamental dinamika komunikasi krisis dan pengelolaan citra korporat, media sosial menjadi arena utama pembentukan persepsi publik terhadap organisasi. Penelitian ini menganalisis transformasi citra korporat EIGER pasca kasus penyegelan Eiger Adventure Land pada Maret 2025 melalui analisis mendalam terhadap 1.027 komentar Instagram yang dikumpulkan dari akun @eigeradventure selama periode Maret hingga April 2025. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis sentimen berbasis leksikon bahasa Indonesia dan Social Network Analysis (SNA), penelitian ini mengidentifikasi pola sentimen, struktur jaringan komunikasi, dan tema dominan dalam respons publik. Temuan menunjukkan dominasi sentimen netral (56,6%) dan negatif (33,4%) dengan hanya 10% komentar positif, mengindikasikan krisis kepercayaan yang signifikan terhadap brand EIGER. Berdasarkan kerangka Situational Crisis Communication Theory (SCCT), kasus ini dikategorikan sebagai "preventable crisis" dengan tingkat tanggung jawab perusahaan yang tinggi menurut persepsi publik. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan pemahaman teoretis tentang dinamika citra korporat dalam konteks krisis digital, khususnya dalam setting perusahaan Indonesia yang menghadapi isu lingkungan dan tanggung jawab social.

Author Biographies

Tifany Syifakarnia, Universitas Multimedia Nusantara

Program Studi Magister Ilmu Komunikasi

Ignatius Haryanto Djoewanto, Universitas Multimedia Nusantara

Program Studi Ilmu Komunikasi

Downloads

Published

2026-04-13